Indonesia Dukung Tema dan Prioritas Papua Nugini Pada APEC 2018

NEWSWIRE.ID | Kamis, 7 Desember 2017

​​​

Para peserta pertemuan APEC Informal Senior Official Meeting (ISOM)  pada sesi foto bersama di Port Moresby, Papua New Guinea, 5-6 Desember 2017. 


Port Moresby, Papua Nugini: “Indonesia sepenuhnya mendukung tema dan prioritas APEC 2018 yang diusulkan oleh Papua Nugini," tegas Direktur KSIA Aspasaf, Benyamin Carnadi, selaku Ketua Delri/Alternate Senior Official APEC-Indonesia. Dukungan Indonesia kepada Papua Nugini sebagai ketua dan tuan rumah APEC 2018 tersebut disampaikan pada pertemuan APEC Informal Senior Officials' Meeting (ISOM), yang berlangsung di Port Moresby, Papua Nugini, 5-6 Desember 2017​.  

Pada APEC 2018, Papua Nugini mengangkat tema “Harnessing Inclusive Opportunities, Embracing the Digital Future" dengan 3 (tiga) prioritas agenda kerja yaitu memperkuat konektivitas dan integrasi ekonomi regional; mempromosikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan; dan memperkuat pertumbuhan inklusif melalui reformasi struktural. Tema ini sejalan dengan kepentingan nasional yang diperjuangkan Indonesia di APEC, yaitu pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan, peningkatan konektivitas daerah terpencil, peningkatan ketahanan pangan melalui pengembangan kapasitas masyarakat ekonomi bawah, pengembangan UMKM di era digital, dan pengarusutamaan isu-isu kelautan.

APEC 2018 merupakan momen bersejarah bagi Papua Nugini, yang untuk pertama kalinya menjadi ketua dan tuan rumah APEC. Keketuaan Papua Nugini tidak lepas dari dukungan penuh Indonesia sejak tahun 2013, pada saat Indonesia menjadi ketua dan tuan rumah APEC. Bentuk dukungan Indonesia juga telah diwujudkan melalui bantuan konkret berupa pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM Papua Nugini di bidang manajemen konferensi, keprotokolan, dan pelatihan penggunaan senjata ringan untuk pengamanan VVIP dalam rangka APEC 2018.

ISOM adalah pertemuan pertama yang mengawali siklus rangkaian pertemuan tahunan APEC. Dalam pertemuan ini, ketua APEC yang baru menyampaikan tema dan prioritas yang akan menjadi panduan bagi kerja APEC selama satu tahun ke depan, dan akan bermuara di pertemuan puncak para Pemimpin Ekonomi APEC. (Sumber: Dit. KSIA Aspasaf/Kemlu).​