Kemlu RI dan WIPO Siap Kerja Sama di Bidang Ekonomi Kreatif

NEWSWIRE.ID | Senin, 16 April 2018

Jakarta, Indonesia: Kemlu diwakili oleh Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Diplomasi Ekonomi telah menerima kunjungan dari Deputy Director General (DDG) for Copyrights and Creative Industry Sector, World Intellectual Property Organization (WIPO), Ms. Sylvie Forbin (12/4).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut pertemuan Dirjen WIPO pada September 2017 dengan Wamenlu RI untuk membahas peran dan dukungan WIPO terhadap penguatan dan penyusunan kebijakan kekayaan intelektual di Indonesia, khususnya di bidang industri ekonomi kreatif.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, kekayaan intelektual menjadi isu yang sangat penting bagi Indonesia, khususnya dalam hal mendorong kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian. Dewasa ini industri kreatif dilihat sebagai aset yang memiliki potensi untuk menjadi backbone perekonomian Indonesia. Sejalan dengan itu, Kemlu menyampaikan rencana penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) bulan November di Bali, dan sekaligus meminta dan keterlibatan dukungan WIPO dalam kegiatan tersebut.

Hal ini disambut baik oleh DDG Forbin yang menyatakan siap untuk mendukung penyelenggaraan WCCE. Beliau juga memberikan komitmen atas keterlibatan experts WIPO dalam pembahasan substansi serta penyusunan dokumen atau hasil akhir dari WCCE. DDG Forbin juga akan menyampaikan undangan Pemri kepada Dirjen WIPO untuk hadir dalam pertemuan tersebut.

Disamping itu, DDG Forbin mendorong Indonesia untuk meratifikasi sejumlah Traktat WIPO, khususnya Broadcasting Treaty, Beijing Treaty dan Marrakesh Treaty, yang dinilai akan sangat berguna dalam memastikan terjaminnya hak, baik pemilik maupun pengguna kekayaan intelektual, di Indonesia. Di sisi lain, sejumlah traktat tersebut akan memberikan keseimbangan bagi pemerintah dalam memastikan implementasi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Terkait itu, Kemlu akan bekerja sama secara erat dengan WIPO untuk mendorong peningkatan pemahaman terhadap substansi traktat-traktat tersebut, termasuk melakukan kegiatan peningkatan kapasitas bagi pemangku kepentingan terkait dengan dukungan WIPO. Kemlu juga tentunya akan terus aktif dalam perundingan terkait, utamanya untuk turut memberikan masukan dan jalan keluar terhadap elemen-elemen yang masih sulit disepakati.

DDG Forbin menyatakan apresiasi atas peran aktif Kemlu di WIPO selama ini, dan dalam memfasilitasi kunjungannya kali ini, khususnya dalam mempertemukan dengan berbagai pihak terkait hak cipta dan ekonomi kreatif. Dalam kesempatan ini DDG Forbin juga melakukan pertemuan dengan Dirjen Penyelenggaran Pos dan Informatika, Kemenkominfo, Deputi Fasilitasi dan Regulasi HKI dan Deputi Hubungan Kerjasama Antar Wilayah dan Kelembagaan, BEKRAF, serta jajaran pejabat Eselon II di Kemkumham. Berbagai masukan yang diperoleh dari pertemuan dengan sejumlah pihak tersebut akan menjadi pertimbangan bagi WIPO dalam menyusun kebijakan dan program kegiatan  WIPO di bidang hak cipta dan ekonomi kreatif. (Dit. PKKI/Infomed)