KJRI Houston Galang Pengusaha AS di Georgia Berbisnis di Indonesia

NEWSWIRE.ID | Jumat, 10 Agustus 2018

​​​​

Houston, 9 Agustus 2018: Sejumlah pengusaha Georgia Amerika Serikat menyampaikan minatnya untuk berpartisipasi dalam proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal ini disampaikan pada acara Forum Bisnis Indonesia-Georgia yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal RI Houston bekerja sama dengan Georgia Department of Economic Development di Atlanta, negara bagian Georgia, Amerika Serikat (7/8).​

Forum bisnis di Atlanta yang dihadiri 50 pengusaha Georgia dan pengusaha diaspora Indonesia ini diadakan untuk menyampaikan perkembangan terkini ekonomi Indonesia dan menjaring minat komunitas pelaku bisnis di Georgia untuk melakukan  bisnis dan investasi di Indonesia.

Konsul Jenderal RI Houston, Dr. Nana Yuliana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ekonomi antara Indonesia dan negara bagian Georgia memiliki potensi ekonomi sangat baik terbukti dengan peningkatan yang cukup signifikan dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Surplus perdagangan di pihak Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun hingga mencapai 45,68%  pada  akhir tahun 2017.  Menurut data Biro Sensus AS, total nilai perdagangan RI dengan negara bagian Georgia tercatat 1,7 milyar dollar AS dengan nilai ekspor Indonesia 1,4 milyar dollar AS dan nilai impor Indonesia 300 juta dollar AS.

Dalam Indonesia Georgia Business Forum ini, Senior Analis Perwakilan Bank Indonesia di New York, M. Noor Nugroho menyampaikan kondisi terkini perekonomian Indonesia baik secara makro dan mikro. Kepala Indonesia Investment Promotion Center di New York, Raharjo Siswohartono menyampaikan kemudahan investasi di Indonesia, insentif iinvestasi, proyek yang siap menerima Foreign Direct Investment dan proyek-proyek Public Private Partnership yang ditawarkan oleh Pemerintah RI, utamanya proyek terkait pembangunan infrastruktur. Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago, Billy Anugrah menyampaikan paparan mengenai kebijakan perdagangan Indonesia, kemudahan ekspor dan impor Indonesia, serta keunggulan Trade Expo Indonesia sebagai sarana utama dan potensial dalam melakukan bisnis dengan Indonesia. 


Negara bagian Georgia merupakan basis dari 500 perusahaan besar AS kelas dunia, termasuk Coca Cola, IKEA, UPS, Delta Airlines, dan memiliki sekitar 10 ribu Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Kekuatan utama Georgia adalah di bidang pertanian, pertambangan, industri automotive , aerospace, machinery, food processing, teknologi informasi, dan alat alat kesehatan. Georgia masuk peringkat ke 2 di Amerika Serikat dalam hal  pembangunan infrastruktur dan akses global bagi produk eskpor dan impor dari dan ke berbagai negara di seluruh dunia, baik melalui pelabuhan maupun jalan darat. Georgia memiliki 4 pelabuhan besar, salah satunya Pelabuhan Savannah yang merupakan ke- 4 terbesar di AS dan pintu masuk ekspor impor dengan nilai total 2,3 juta dollar AS per tahunnya.

Ekspor utama Indonesia ke Georgia adalah produk unggas dan ikan, minyak sayur, karet, apparel dan accessories, furniture, optik foto, mesin elektronik, dan alat alat kesehatan. Sebaliknya, impor Indonesia dari Georgia antara lain bubuk kayu, industri residu makanan, kapas, rajutan, produk kimia,reaktor nuklir, garam, dan lain lain.

Dalam kesempatan forum bisnis ini, Konjen Nana juga mengajak para pengusaha Georgia untuk hadir dan berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 24-28 Oktober 2018 di ICC, BSD, Tangerang, Indonesia. (Sumber: KJRI Houston)​